Panduan Pembelian Part Hardware Komputer Rakitan

Panduan Pembelian Part Hardware Komputer Rakitan yang wajib Anda ketahui sebelum memulai membangun sebuah komputer custom. Apa saja yang perlu di perhatikan ketika Anda ingin membangun sebuah Komputer Rakitan? Bagaimanakah konfigurasi paling tepat antar komponen part hardware komputer?

Komputer Rakitan berbeda dengan komputer Build Up. Merakit sendiri sebuah komputer biasanya lebih riskan terhadap kesalahan konfigurasi hardware. Langkah awal bagi pemula adalah mencari panduan pembelian part hardware komputer supaya mendapatkan spesifikasi yang tepat. Simak penjelasan lebih lengkap di bawah ini!

Anda wajib membaca keseluruhan artikel. Ada point-point penting yang tidak boleh terlewatkan dalam setiap paragraf dan saling berhubungan.

Panduan Pembelian Part Hardware Komputer Rakitan

Menentukan Basis Komputer

Komputer Rakitan seperti apa yang Anda inginkan? Office kah ? atau Gaming kah? Kedua-duanya tetap membutuhkan perencanaan. Pertama yang perlu Anda tentukah adalah kegunaan dari komputer yang ingin Anda bangun. Jika Anda menggunakan komputer untuk pekerjaan ringan, seperti design grafis 2 dimensi, surat menyurat dan browsing. Anda tidak perlu komputer dengan spesifikasi tinggi yang notebenenya membutuhkan Budget lumayan menguras kantong. Jadi hal pertama adalah menentukan kegunaan komputer Anda.

Central Processing Unit (CPU)

Panduan Pembelian Part Hardware Komputer Rakitan

Processor apa yang ingin Anda gunakan? Ada 2 merk prosesor yang harus Anda tentukan. AMD atau Intel. Hal ini bisa Anda tentukan berdasarkan fungsi komputer dan budget yang Anda miliki. Kedua prosesor tersebut memiliki kualitas yang hampir sama. Kembali lagi kepada fungsi dan budget tadi.

Kelebihan dan Kekurangan Processor Intel

  • Performa yang mumpuni
  • Lebih hemat daya
  • Sudah mendukung Memory DDR4
  • Tidak terlampau panas
  • Memiliki harga yang lumayan mahal

Kelebihan dan Kekurangan Processor AMD

Storage Hardware Penyimpanan

Muncul pertanyaan. Mengapa Storage di posisi kedua? Mungkin kebanyakan orang memposisikan perangkat penyimpanan di posisi ke-lima atau ke-enam. Tetapi berdasarkan pengamatan Gamerindo, Storage adalah komponen nomor 2ย yang harus diperhatikan. Kok bisa?

Anda mungkin pernah atau bahkan sering melihat task manager windows. Jika menggunakan HDD Anda bisa lihat bahwa hardware komputer yang hampir 100% digunakan terus adalah bagian penyimpanan. Kenapa bisa begitu? Jika Anda melihat kecepatan tranfer data pada saat mengcopy sebuah file, maka kecepatannya antara 20 โ€“ 50 Mbps, tidak stabil dan naik turun. Hal ini dikarenakan HDD masih menggunakan piringan manual. Pada saat bekerja membaca dan menulis Disc HDD harus berputar terlebih dahulu.

Panduan Pembelian Part Hardware Komputer Rakitan

Nah… untuk meningkatkan performa transfer data tersebut yang Anda butuhkan adalah sebuah perangkat penyimpanan yang stabil dan memiliki kecepatan baca/tulis tinggi. Solid State Drive. SSD jenis penyimpanan yang tidak menggunakan Disc seperti HDD. SSD mirip dengan system memory card. Namun memiliki performa yang lebih baik.

Kalau Anda ingin menggunakan SSD, perlu chipset yang mumpuni untuk mendapatkan performa yang maksimal. Apalagi sekarang sudah ada teknologi interface SSD terbaru. PCIe M.2. Dengan kecepatan hingga 10X lipat dari kecepatan SSD Sata III. Pelajari lebih lanjut tentang Teknology Terbaru M.2 pada SSD.

Fitur Overclock atau Standar

Jika Anda ingin membangun komputer standar Anda lewatkan point ini. Namun, jika Anda ingin menggunakan figur overclock yang perlu Anda perhatikan adalah motherboard dan Processor. Agar lebih mudah menggunakan fitur OC gunakan chipset seri Z dan prosesor seri K untuk prosesor Intel. Misal Intel Core i7 4790K dipadu dengan Mobo AsRock chipset Z97 LGA 1150.

Socket dan Chipset Motherboard

Setelah menentukan jenis storage yang ingin Anda gunakan, langkah selanjutnya adalah memilih socket dan chipset mainboard. Jika point kedua Anda memilih HDD sebagai drive system. Jangan buang-buang uang untuk membeli Socket atau Chipset berkelas. Apalagi Anda menggunakan prosesor high End. Gamerindo pastikan HDD akan kewalahan mengimbangi performa CPU yang Anda gunakan tersebut.

Panduan Pembelian Part Hardware Komputer Rakitan

Socket dan Chipet Processor Intel jika menggunakan HDD

  • Processor Intel Pentium Dual Core atau Core i3.
  • Socket LGA 1150, Chipset B85 atau H81
  • Socket LGA 1151, Chipset B150 atau H110 Memory Interface DDR3
  • Socket LGA 1155, Chipset B75 atau H61

Socket dan Chipet Processor AMD jika menggunakan HDD

  • Processor AMD A6, A8, X2, X3, Phenom dan Sempron
  • Socket FM2, Chipset A58 dan A68
  • Socket AM3, 760 dan 780

Jika Anda menggunakan SSD Processor Intel

  • Processor Intel Dual Core, Core i3, Core i5, Core i7
  • Socket LGA 1150, Chipset H87, H91, Z87, Z97
  • Socket LGA 1151, Chipset B150, H170 atau Z170 (Memory DDR4)
  • Socket LGA 1155, Chipset Z77
  • Socket LGA 2011, Chipset X79
  • Socket LGA 2011 V3, X99
  • Penjelasan tentang Chipset Mobo Procie Intel

Jika Anda menggunakan SSD Processor AMD

  • Processor AMD, X2, X3, Sempron, Phenom, FX, Zembezi, A6, A8, A10
  • Socket FM2, Chipset A88
  • Socket AM3, 990

Rincian di atas jika Anda tidak berkeinginan untuk upgrade. Misal Anda membeli Mobo dengan LGA 1151 chipset H170 DDR4. Sekarang Anda menggunakan Intel Pentium Dual Core. Namun Anda berencana Upgrade ke Processor Intel Core i7 6700. Anda juga berencana upgrade drive system menjadi SSD. Untuk sekarang masih menggunakan HDD untuk memotong Budget. Penjelasan lanjut tentang Motherboard.

Random Access Memory (RAM)

Setelah Anda menentukan keempat point di atas, Anda tinggal memilih jenis memory. Jika mobo memiliki interface DDR3 ya pasang memory DDR3 jangan pasang memory DDR4. Hehehe… Hal yang perlu di perhatikan adalah dalam memilih memory adalah:

Panduan Pembelian Part Hardware Komputer Rakitan

Jika Anda tidak ingin fitur OC, jangan beli memory overclock. Maksudnya? Misal memory DDR3 kecepatan standar 1600 Mhz. Jika Anda membeli memory DDR3 3200 Mhz, pada mode standar memory akan berjalan dengan kecepatan standar 1600 Mhz, jadi sia-sia saja. Memory tidak digunakan secara maksimal padahal memory OC harganya lebih mahal. Memory akan berjalan full 3200 Mhz jika di overclock.

Graphic Processing Unit (GPU)

Mengapa Graphic Card di letakkan di bagian bawah? Gamer protes. Hehehe… Tenang jawaban Gamerindo pasti memuaskan untuk para Gamer. VGA adalah komponen komputer paling Fleksibel. Artinya bisa digunakan dan support hampir semua konfigurasi komputer rakitan. Mau itu CPU intel atau AMD, Memory DDR3 atau DDR4, FM2 atau LGA 775, HDD atau SSD, tidak berpengaruh untuk VGA, semuanya cocok. Yang penting mobo punya PCIe. Apa itu PCIe?.

Lain halnya kalau Anda menggunakan VGA high End seperti Nvidia GTX 980 Ti, Titan dan ATI R9 390. Anda wajib menggunakan part komputer rakitan kelas atas juga agar performa maksimal. Apalagi kalau sudah bicara tentang SLI atau Crossfire VGA kelas atas.

Panduan Pembelian Part Hardware Komputer Rakitan

Jadi part ini paling fleksibel. Tinggal Anda pilih saja VGA sesuai budget. Jika Anda menggunakan komputer untuk pekerjaan ringan, seperti design grafis 2 dimensi, surat menyurat dan browsing tidak menggunakan Graphic Card tidak masalah. Tetapi bagi gamer ini adalah komponen utama. Untuk bermain game BF4 dan menjalankan program 3D minimal VGA dengan spesifikasi kapasitas memory 1Gb, lebar jalur data 128bit dan tipe interface DDR5. Pelajari lebih lengkap tentang Graphic Card.

Power Supply (PSU)

Mungkin bagi sebagian orang PSU adalah komponen yang kurang penting. Paradigma salah yang berkembang tentang PSU adalah yang penting Watt nya. Semakin besar watt semakin bagus. Begitu kata penjual yang tidak tahu tentang PSU. Hehehe…

Hal di atas tentu saja sangat salah. PSU bukan tentang berapa besar daya, tetapi berapa besar effisiensinya. Daya di tentukan berdasarkan kebutuhan seluruh hardware pada komputer rakitan. Gamerindo beri contoh daya PSU yang dibutuhkan sebuah spesifikasi komputer rakitan :

  • Prosesor Intel Core i5 6600
  • Motherboard LGA 1151 H170M
  • Memory Single Channel DDR4 8 Gb 2333 Mhz
  • SSD M.2 250 GB
  • HDD 2 TB 7200 rpm
  • Graphic Card Nvidia GTX 960 2Gb 128bit DDR5
  • Power Supply yang dibutuhkan adalah 450 watt
  • Tips Memilih Power Supply Sesuai Kebutuhan

Jika Anda membeli power supply dengan daya 750 watt, artinya listrik rumah Anda terbuang percuma sebanyak 300 watt pada saat pertama kali komputer hidup. PSU dengan daya yang pas dan memiliki sertifikat effisiensi 80 plus adalah pilihan paling tepat.

Processor Cooler System

Panduan Pembelian Part Hardware Komputer Rakitan

Pendingin prosesor mungkin memang hal kurang penting bagi pengguna prosesor intel tanpa fitur OC. Tetapi tidak ada salahnya jika Anda menganggarkan dana untuk komponen ini. Manfaatnya tentu saja suhu procie lebih stabil jika menggunakan pendingin yang berkualitas. Pendingin bagus wajib digunakan jika komputer Anda menggunakan fitur Overclock dan pengguna prosesor AMD.

Komponen Lainnya

Komponen lain seperti Optical Drive, Case, Monitor, Keyboard, Mouse, dan lain-lain sesuaikan saja dengan budget Anda.

Sekian artikel tentang Panduan Pembelian Part Hardware Komputer Rakitan dari Gamerindo. Semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, silahkan komentar dengan baik di bawah. Semua orang boleh menjawab, Admin tidak dapat selalu on time menjawab di karenakan kesibukan di dunia nyata.

Referensi :