5 Fakta Menakjubkan tentang Bumi

5 Fakta Menakjubkan tentang Bumi. Yap… Gamerindo kali ini ingin berbagi tentang Top Five Lima fakta yang sangat menakjubkan tentang Bumi yang mungkin belum Anda ketahui. Bumi menyimpan banyak misteri yang belum di ketahui oleh umat manusia. Ada banyak sekali. Misal, berapa seluruh jenis hewan di Bumi yang diketahui manusia. Belum tahu. Karena selalu ada hewan jenis baru yang muncul di Bumi. Menakjubkan bukan. Nah kali ini Top Five akan merangkum, 5 Fakta unik yang menakjubkan tentang Bumi tempat tinggal kita. Rumah Kita.

5 Fakta Menakjubkan tentang Bumi

Ternyata Bumi Sangat Kecil

Anda tahu berapa ukuran Bumi? Yap… diperkirakan Bumi memiliki diameter 12.756 km, memiliki 1 satelit disebut Bulan. Orbit 149.6 juta km, mengitari matahari setiap 365.2 hari sekali. Suhu Bumi terdingin sekitar -88 derajat Celsius dan terpanas 58 derajat Celsius.

5 Fakta Menakjubkan tentang Bumi
Ukuran Bumi, Matahari, Jupiter, Venus, Mars, Merkurius, Neptunus, Uranus

Mari kita bandingkan dengan planet paling besar di tata surya. Jupiter. Planet gas, karena sebagian besar kandungan planet berisi gas hidrogen dan helium. Memiliki diameter 142.984 km. Bumi 12.756 km < Jupiter 142.984 km.

Kita bandingkan lagi dengan pusat tata surya. Matahari. Sebuah bintang bercahaya. Ukuran diameter 1.392 juta km. Bumi 12.756 km < Jupiter 142.984 km < Matahari 1.392.000.000 km. Wow… Ternyata Bumi memiliki ukuran sangat kecil jika di bandingkan dengan 2 anggota tata surya tersebut.

Bagaimana kalau di bandingkan dengan penghuni Galaxy kita. Yap… Galaxy Bima Sakti yang memiliki miliaran sampai triliunan Bintang yang ukurannya jauh lebih besar dari Matahari.

Ternyata Kehidupan Bumi Terjadi karena Keseimbangan

Kenapa hanya di Bumi yang terdapat Kehidupan ? Jawabannya adalah karena Bumi paling seimbang. Jarak dengan matahari, suhu, air, udara, tanah dan sebagainya. Karena Bumi memiliki jarak rata-ratanya ke matahari sekitar 150 juta km, maka Bumi memiliki suhu paling stabil. Suhu Bumi terdingin sekitar -88 derajat Celsius dan terpanas 58 derajat Celsius.

Patokan terjadinya kehidupan adalah Air. Jika Air berada di suhu di atas 100 derajat, maka air tidak akan pernah mencair selalu menguap menjadi udara. Sebaliknya jika suhu sebuah planet di bawah 0 derajat maka air tidak akan pernah mencair selalu beku. Semuanya seimbang sehingga terjadilah kehidupan di Bumi.

Ternyata Manusia Belum Tahu Total Jenis Flora dan Fauna di Bumi

Banyak sekali jenis hewan dan tumbuhan yang ada di Bumi. Setiap saat selalu bertambah jenisnya. Sehingga manusia sangat sulit mengkalkulasikan jumlah keseluruhan jenis hewan dan tumbuhan di Bumi. Manusia berada di Bumi selama ratusan ribu tahun, tetapi belum tahu semua hal tentang Bumi, apalagi Alam Semesta yang maha luas. Bumi adalah keajaiban.

Ternyata Tanaman yang Memurnikan Udara dan Air

Pohon besar memiliki fungsi memurnikan udara di Bumi. Pohon juga mengendalikan hujan dan badai, karena itu di Negara minim Pohon sering terjadi bencana Badai dan Angin super besar, seperti Tornado. Hal ini alami. Karena usaha alam untuk memurnikan udara yang sudah tercemar di daerah tersebut.

Tumbuhan Enceng Gondok yang terdapat di rawa dianggap sebagai hama bagi manusia. Tetapi, bagi Bumi tumbuhan ini memiliki fungsi memurnikan Air yang sudah tercemar oleh bahan-bahan kimia yang tidak dikenali oleh Bumi.

Ternyata Manusia, Hewan dan Tumbuhan di Bumi Saling Membutuhkan

Hubungan tersebut sangat erat, jika salah satu terputus maka habislah sudah. Manusia dan hewan membutuhkan tumbuhan untuk bernafas dan makan. Tumbuhan membutuhkan manusia dan hewan untuk hidup. Tubuh manusia dan hewan yang telah mati akan diurai oleh microba dan menjadi makanan bagi tumbuhan. Tumbuhan membutuhkan Karbondioksida yang dihasilkan manusia dan hewan untuk bernafas dan sebaliknya tumbuhan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan manusia dan hewan untuk bernafas.

Hal yang salah dilakukan manusia adalah memutuskan keseimbangan yang sudah terjadi jutaan tahun yang lalu. Seperti menebang pohon besar tanpa aturan dan mengeruk sumber daya alam bumi akan menyebabkan keseimbangan di Bumi terganggu. Manusia di Bumi memiliki tujuan paling mulia. Menjaga dan melestarikan Bumi. Hanya umat manusia yang mampu. Tetapi manusia juga yang mampu menghancurkan Bumi.

Sumber :