5 Fakta Karakteristik Seorang Gamer Kreatif

5 Fakta Karakteristik Seorang Gamer Kreatif. Akhirnya dapat ide juga. Menulis artikel tentang Gamer. Yah… namanya juga Gamerindo dari arti kata Gamer dan Indonesia. Pasti lah artikelnya muter-muter di Gaming. Namun kali ini idenya cukup menarik. Artikel yang membahas tentang ciri-ciri karakter seorang Gamer.

Sebenarnya ada banyak jenis Gamer, namun jika di klasifikasikan dan digabung-gabungkan akan menjadi 2 kategori utama. Gamer konsumtif dan Kreatif. Seorang Gamer konsumtif biasanya suka game yang mudah artinya tidak terlalu rumit. Biasanya game online yang hanya butuh banyak uang, maka bisa dengan mudah menyelesaikannya. Gamer kategori ini tidak dapat mengembangkan sifat positif dari seorang Gamer.

Gamer Kreatif adalah seorang yang menyukai permainan penuh tantangan dan teka-teki. Permainan yang membutuhkan pemikiran untuk menyusun strategi agar dapat menyelesaikan game tersebut. Gamer ini biasanya menyukai mode offline dengan grafis yang ciamik. Ada juga yang game strategi online, namun kualitas grafis membuat Gamer Kreatif kurang Wah. Dalam artikel ini Gamerindo tidak akan membahas mengenai Gamer Konsumtif namun Gamer Kreatif.

Mungkin Anda pernah menemukan Sosmeder yang anti dengan Game, namun waktunya habis juga untuk sosmed. Sosmeder atau Orang yang gemar dengan sosial media biasanya lebih komunikatif dan lebih banyak teman. Bagaimana dengan Gamer Kreatif? Berikut ini Gamerindo merangkumnya dalam Top Five 5 karakter seorang Gamer :

5 Fakta Karakteristik Seorang Gamer Kreatif

5 Fakta Karakteristik Seorang Gamer Kreatif

Gamers itu Kreatif

Seperti pelajaran matematika, orang yang suka pelajaran matematika cenderung akan mudah untuk memecahkan masalah dan berimprofisasi. Gamer Kreatif juga sama. Mereka bermain game penuh dengan strategi. Contoh Game FPS. Bukan hanya sekedar tembak menembak. Namun di dalamnya terdapat strategi bagaimana menyelesaikan sebuah misi. Jika Anda hanya maju dan menembak, maka tamatlah riwayat Anda. Perlu perencanaan, ambil ini ambil itu, lewat sini jalan situ, dan sebagainya. Jika hal ini dilakukan terus menerus, akan tertanam sifat selalu mencari solusi sebuah masalah, bukan menghindari. Dengan catatan bahwa Game yang dimainkan sesuai Umur ya.

 

Selalu Penasaran dan Ingin Belajar

Bagaimana tidak, ketika Anda memainkan sebuah game, pasti penasaran seperti apa musuh-musuh yang ada di game? Seberapa bagus lokasi di dalam Game?

Contoh Game racing dengan story yang cukup yahut. NFS Most Wanted yang jadul. Dimana ceritanya Anda seorang pembalab yang dicurangi oleh Razor, sehingga pacar dan mobil Anda di ambil. Dari sinilah perjuangan untuk mendapatkan mobil Anda kembali. Melawan anak buah Razor dengan berbagai level, skill dan jenis mobil. Anda akan penasaran siapa yang akan menjadi lawan berikutnya? Mobil apa yang dia gunakan? Skill apa yang dia miliki? Itu baru cerita yang menguras emosi.

Secara tidak sengaja, Anda bermain game itu sambil belajar. Gamer kreatif pasti tahu jenis-jenis super car dan super moto. Gamer Kreatif sedikit banyak bisa bahasa inggris. kamus atau g00gle translate wajib pada saat bermain game. Menyelesaikan Misi berbahasa inggris, piye ndak mbawak kamus.

Gamer Kreatif pintar di bidang Internet. Mendownload game bajakan itu bukan hal mudah, tidak semua orang bisa melakukannya. Ada orang yang ketemu 4sh@re saja sudah bingung.

 

Gamer Kreatif itu Pintar

Tak bisa di sangkal, bahwa seorang Gamer Kreatif itu pasti pintar. Anda mungkin pernah melihat orang bermain game racing multiplayer menggunakan jaringan wifi atau LAN. Gamerindo sudah membuktikan sendiri. Bahwa orang yang pintar di sekolah atau di kampus pasti selalu menang dalam bermain game. Dalam hal ini pintar di bidang sains dan teknologi juga suka bermain game tentunya.

Game AOE III multiplayer, 1 lawan 3. Karena yang 1 tahu strategi mengumpulkan bahan, membuat prajurit, membangun pertahanan dan menyusun strategi terbaik maka ia menang. Secara logis hal ini dapat dibuktikan.

Anak SD bermain game GTA, mereka hanya naik motor, lari sana lari sini, tembak sana tembak sini, tidak mengikuti alur cerita dan tidak ngurusi misi. Seorang Gamer kreatif tidak akan betah dengan game monoton seperti p0int bl@nk misal. Hanya misi memasang bom, tembak-tembak di tempat yang sama, ya itu-itu saja tanpa alur cerita.

 

Pandai Berteman dan Baik Hati

Gamer kreatif itu baik hati. Kalau Ada seorang game yang suka berkata kasar, itu bukan Gamer Kreatif. Di dalam game terdapat adegan dan alur cerita yang menguras emosi kita. Dan pemain berada di pihak yang baik. Dengan catatan Game sesuai Usia. Jika Anak-anak bermain game FPS yang mereka pikirkan hanya menembak lawan sampai mati, tidak memperdulikan alur cerita di dalam game.

Di dalam game ada beberapa adegan yang mengharuskan Anda memilih tembak atau tidak musuh yang sudah lemah. Watch Dogs salah satunya. Pada adegan pertama, Gamerindo memilih untuk tidak menembak, namun di hantam juga musuhnya karena menyerang dari belakang. hehehe

Hal ini tentu melatih Anda untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan. Game juga melatih untuk cenderung ke hal yang bersifat baik. Kalau tidak ya jadi game kontroversial dong. Dikecam berbagai pihak. Ada sih beberapa game yang alur ceritanya berantakan. Gamer kreatif tidak akan pernah menyelesaikan game yang punya alur cerita tidak jelas dan banyak adegan kurang bermoral. Seperti membunuh tanpa alasan yang jelas. Contoh kick ass atau apa itu judul gamenya.

Gamer Kreatif biasanya lebih mudah bergaul. Karena dapat berimprofisasi. Mempelajari karakter teman, jadi lebih mudah menyesuaikan. Dapat mengoreksi diri sendiri. Membaca situasi. dan lain sebagianya. Jadi jika Anda menemukan seorang Gamer yang memiliki sedikit teman di dunia nyata, maka itu adalah gamer konsumtif bukan gamer kreatif.

 

Gamer Kreatif itu Suka Bajakan

Tidak dapat di sangkal, bahwa Gamer kreatif paling banter punya 5 game asli, yang lain bajakan semua. Nggak papa lah, yang penting jangan bajak uang rakyat. Bukan karena suka bajakan, tetapi lebih kepada keterbatasan dana. Kalau punya uang, pasti Gamer Kreatif akan membelinya dengan senang hati.

 

Tambahan Sedikit

Gamer Kreatif Mulai Berputar Haluan. Gamer Kreatif yang mencapai titik klimaks akan berputar haluan. Jika sudah mencapai level tertinggi, Anda akan dengan mudah bermain game. Anda dapat menyelesaikan 1 game tertentu dalam waktu kurang dari 12 jam. Setelah mencapai titik tersebut, Anda mulai mencari pelampiasan lain. Mulai mengotak-atik komputer. Mulai mencari cara membuat game. Mulai membuat peluang di dunia Game. Dan lain sebagainya.

Sekian artikel Top Five tentang 5 Fakta Karakteristik Seorang Gamer Kreatif. Setuju atau tidak setuju dengan artikel di atas, silahkan komentar namun tetap dengan baik. Tak ada gading yang tak retak. Semoga bermanfaat.